Nakji Bokkeum adalah hidangan seafood Korea yang digemari yang menampilkan gurita kecil segar yang ditumis dengan sayuran dalam saus gochujang pedas di api besar. Tekstur gurita yang kenyal dikombinasikan dengan rasa smoky, pedas, dan manis menjadikannya hidangan yang tak tertahankan yang cocok sempurna dengan nasi dan juga populer sebagai teman minum (anju).
Gurita telah menjadi seafood yang dihargai di Korea selama berabad-abad, dengan daerah Muan dan Mokpo di Provinsi Jeolla yang terkenal dengan nakji berkualitasnya. Nakji Bokkeum mendapatkan popularitas pada tahun 1970-an dan 1980-an di warung makanan jalanan (pojangmacha) di distrik Jongno dan Euljiro di Seoul, akhirnya menjadi hidangan seafood yang dicintai secara nasional. Di Korea, ada pepatah yang mengatakan "gurita memberimu kekuatan", menyoroti reputasinya sebagai makanan penambah energi.
Gurita paling segar adalah yang masih bergerak. Jika gurita hidup tidak tersedia, cari yang kulitnya mengkilap dan penghisapnya masih terlihat elastis dan kencang. Hindari gurita dengan warna kusam atau bau amis yang kuat. Saat menggunakan gurita beku, cairkan secara alami dan hilangkan kelembapan berlebih dengan baik sebelum dimasak.
Rahasia Nakji Bokkeum yang enak adalah "wok hei" atau hembusan smoky wok yang dicapai dengan menumis cepat di api besar. Gurita menjadi kenyal jika dimasak terlalu lama, jadi harus dimasak sebentar di api besar untuk mempertahankan teksturnya yang empuk dan kenyal. Wajan harus sangat panas sebelum menambahkan bahan, dengan sedikit asap—ini adalah rahasia nakji bokkeum yang lezat.
Nakji Bokkeum luar biasa sendiri, tetapi bisa dinikmati dalam banyak variasi. Sajikan di atas nasi untuk nakji-deopbap (mangkuk nasi gurita), tambahkan mie untuk nakji noodles, atau buat nasi goreng dengan saus yang tersisa. Saus yang gurih dicampur dengan nasi di akhir makan adalah kenikmatan tersendiri.
Membersihkan Gurita
Serving size
Bahan Utama
Saus
Lainnya