Tteokbokki istana kerajaan mengkilap dengan saus kedelai

Tteokbokki Istana Kerajaan (Gungjung Tteokbokki)

  • Korean Food Addict
  • 28 Nov 2025
30 menit
Cerita

Tteokbokki Istana Kerajaan (Gungjung Tteokbokki)

Tteokbokki Istana Kerajaan, dikenal sebagai Gungjung Tteokbokki dalam bahasa Korea, adalah hidangan kue beras elegan yang dinikmati di istana kerajaan Dinasti Joseon. Berbeda dengan tteokbokki merah pedas yang populer, versi sofistikasi ini menampilkan bumbu gurih berbasis saus kedelai dengan daging sapi empuk dan berbagai sayuran berwarna-warni. Rasanya ringan namun sangat gurih, dengan umami dari daging dan sayuran meresap ke setiap kue beras yang kenyal.

Sejarah Tteokbokki Istana Kerajaan

Sejarah Tteokbokki Istana Kerajaan berasal dari Dinasti Joseon. Awalnya, tteokbokki (炒餅, berarti "kue beras tumis") adalah hidangan mewah yang disajikan di istana kerajaan, dibuat dengan menumis kue beras dalam bumbu berbasis saus kedelai. Catatan tentang gaya tteokbokki saus kedelai ini dapat ditemukan dalam teks sejarah seperti Catatan Dinasti Joseon dan buku masakan tradisional Korea. Tteokbokki merah pedas dengan gochujang yang kebanyakan orang kenal sekarang baru populer setelah tahun 1950-an—menjadikan versi kerajaan ini sebagai tteokbokki asli.

Tteokbokki Kerajaan vs Biasa

Perbedaan utama antara tteokbokki istana kerajaan dan tteokbokki biasa terletak pada bumbunya. Tteokbokki biasa menggunakan gochujang dan gochugaru untuk rasa merah pedas khasnya, sedangkan tteokbokki istana kerajaan mengandalkan saus kedelai untuk rasa manis-asin yang ringan. Tteokbokki istana kerajaan juga mencakup daging sapi dan berbagai sayuran, membuatnya lebih seimbang secara nutrisi dan menarik secara visual dengan presentasi warna-warninya.

Tips Memasak

Rahasia Tteokbokki Istana Kerajaan yang sempurna adalah persiapan bahan yang tepat dan kontrol panas. Potong semua bahan dengan ukuran yang sama untuk pemasakan yang merata dan kemudahan makan. Tumis daging sapi dengan cepat di api besar untuk menyegel bagian luar sambil menjaga bagian dalam tetap juicy. Merebus kue beras terlebih dahulu membuatnya lembut, dan mencampurnya dengan minyak wijen mencegah lengket saat memasak. Tambahkan sayuran di akhir dan tumis sebentar untuk mempertahankan tekstur renyahnya.

Saran Penyajian

Tteokbokki Istana Kerajaan sudah lezat sendiri, tapi beberapa tambahan bisa membuatnya lebih istimewa. Hiasan irisan telur dadar (jidan) menambah warna cantik dan nutrisi ekstra. Taburan kacang pinus membawa aroma nutty yang menyenangkan, dan menambahkan kacang ginkgo memberikan sentuhan musim gugur yang spesial. Ini adalah hidangan mengesankan yang cocok untuk menjamu tamu—rasa sejati warisan kerajaan Korea.

Instruksi:

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
Kue beras dipotong diagonal

Siapkan Kue Beras

  • Potong 300g garaetteok (kue beras silinder) secara diagonal menjadi potongan 5cm.
  • Rebus kue beras dalam air mendidih selama 30 detik, lalu bilas dengan air dingin dan tiriskan.
  • Campur dengan sedikit minyak wijen untuk mencegah lengket.

Catatan Resep:

  • Tteokbokki istana kerajaan adalah hidangan tidak pedas yang tidak menggunakan gochujang (pasta cabai).
  • Jika garaetteok tidak tersedia, gunakan kue beras silinder atau iris apa saja.
  • Gunakan daging sapi iris tipis gaya bulgogi untuk hasil paling empuk.
  • Jangan ragu menambahkan zucchini atau jamur tiram sesuai selera.
  • Untuk presentasi elegan, hias dengan irisan telur dadar (jidan).
  • Taburan kacang pinus menambah rasa nutty yang layak untuk masakan kerajaan.
  • Sesuaikan gula dalam saus sesuai selera Anda.
  • Melapisi kue beras dengan minyak wijen mencegah lengket saat memasak.

Bahan-bahan:

Serving size

Bahan Utama

  • 300 g garaetteok (kue beras silinder)
  • 150 g daging sapi (potongan bulgogi)
  • 3 jamur shiitake
  • 1/2 wortel
  • 1/2 bawang bombay
  • 1 daun bawang
  • 1/4 paprika hijau
  • 1/4 paprika merah

Marinasi Daging Sapi

  • 1 sdm kecap asin
  • 1/2 sdm bawang putih cincang
  • 1 sdt minyak wijen
  • sejumput lada hitam

Saus

  • 3 sdm kecap asin
  • 1.5 sdm gula
  • 4 sdm air
  • 1/2 sdm bawang putih cincang
  • 1 sdm minyak wijen
  • sejumput lada hitam

Lainnya

  • 1 sdm minyak goreng
  • biji wijen untuk hiasan