Jeon daging sapi kecokelatan di atas piring putih

Jeon Daging Sapi - Hidangan Spesial Korea

  • Korean Food Addict
  • 15 Mei 2025
60 menit
Cerita

Jeon Daging Sapi

Jeon daging sapi adalah hidangan tradisional Korea yang dibuat dengan melapisi irisan daging sapi tipis dengan tepung dan telur lalu digoreng hingga kecokelatan. Perpaduan daging sapi yang lembut dengan lapisan telur yang gurih menjadikannya hidangan yang disukai untuk acara khusus, hari raya, atau jamuan tamu. Teksturnya renyah di luar dan lembut di dalam, sangat baik sebagai camilan atau lauk nasi. Meskipun terlihat mewah, sebenarnya mudah dibuat dan rasanya sangat lezat.

Sejarah Jeon

Jeon adalah makanan tradisional yang sudah ada sejak zaman Joseon, yang dahulu merupakan hidangan mewah yang dinikmati oleh istana dan keluarga bangsawan. 'Jeon (煎)' berarti makanan yang digoreng dengan minyak, dan dibuat tidak hanya dari daging tetapi juga dari ikan, sayuran, dan berbagai bahan lainnya. Terutama sebagai makanan yang tidak pernah absen di meja hari raya, upacara, atau pesta, dianggap sebagai hidangan istimewa yang dibuat dengan penuh perhatian. Saat ini, sudah menjadi hidangan yang mudah dibuat di rumah, populer sebagai camilan untuk acara khusus atau jamuan tamu.

Tips Memasak

Kunci membuat jeon daging sapi yang lezat adalah pemilihan daging dan pengaturan suhu. Sebaiknya pilih bagian yang lembut seperti has dalam, dan penting untuk menghilangkan bau dengan menaburkan soju. Saat melapisi dengan tepung, tepung berlebih harus ditepuk-tepuk dengan baik agar kocokan telur menempel dengan baik dan matang dengan bersih. Menambahkan sedikit garam ke kocokan telur akan membuat rasa lebih meresap dan lebih enak. Panaskan wajan dengan api sedang dan gunakan minyak zaitun secukupnya agar tidak gosong dan matang secara merata. Yang penting adalah hanya membalik sekali ketika darah sudah naik ke permukaan - ini akan menjaga daging tetap lembut dan menjaga kelembapan daging. Membalik terlalu sering dapat membuat daging menjadi keras, jadi hati-hati.

Penyimpanan dan Penggunaan

Jeon daging sapi paling enak dimakan segera setelah dimasak, tetapi jika disimpan di lemari es bisa bertahan 2-3 hari. Saat akan dimakan, bisa dipanaskan sedikit di wajan atau di microwave. Bisa juga disimpan beku, jika dibekukan dalam ziplock bag setelah benar-benar dingin, bisa disimpan sekitar sebulan. Setelah dicairkan, goreng di wajan untuk menikmati rasa yang hampir sama dengan yang baru dibuat. Jika dimakan dengan acar daun bawang atau salad lobak, rasa berminyak akan hilang dan rasa segar ditambahkan. Lebih enak jika dicelupkan ke kecap-cuka, dan cocok dengan makgeolli atau cheongju sebagai camilan. Juga sangat baik sebagai lauk untuk jamuan tamu atau bekal.

Instruksi:

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
Daging sapi di atas tisu dapur dengan soju dan bumbu ditaburkan

Menyiapkan Daging dan Membumbui

  • Letakkan 300g daging sapi has dalam (chaekkeut-sal) di atas tisu dapur untuk menghilangkan darah
  • Taburkan 1 sendok makan soju untuk menghilangkan bau
  • Taburkan sedikit garam
  • Taburkan lada untuk membumbui

Catatan Resep:

  • Menaburkan soju dapat menghilangkan bau khas daging sapi.
  • Menggunakan tepung beras ketan akan lebih renyah daripada tepung terigu.
  • Menambahkan sedikit garam ke kocokan telur akan membuat rasa lebih meresap dan lebih enak.
  • Tepung berlebih harus ditepuk-tepuk dengan baik agar kocokan telur menempel dengan baik.
  • Gunakan minyak zaitun secukupnya dan goreng dengan api sedang agar tidak gosong.
  • Balik ketika darah sudah naik, tetapi hanya balik sekali agar daging tetap lembut.
  • Membalik terlalu sering dapat membuat daging menjadi keras.
  • Menghilangkan minyak dengan tisu dapur membuat jeon tidak berminyak dan bersih.
  • Makan dengan acar daun bawang akan mengurangi rasa berminyak dan lebih enak.

Bahan-bahan:

Serving size

Bahan Utama

  • 300 g daging sapi has dalam (chaekkeut-sal)
  • 2 butir telur
  • 1/2 cangkir tepung terigu

Bumbu dan Lainnya

  • 1 sendok makan soju
  • sedikit garam
  • sedikit lada
  • secukupnya minyak zaitun
  • secukupnya acar daun bawang (pelengkap)